Gimana sih rasanya didiemin itu ? Pasti gimana gitu ya, hahaha
Ya maklum lah anak muda zaman sekarang lebih mementingkan hal yang gak penting dari pada dia memperhatikan dirinya sendiri yang mungkin belum terurusi secara benar. Tapi mau bagaimana lagi coba mereka dan aku sendiri serasa ada yang kurang ketikda dia jauh dariku, tapi dia itu nyebelin banget orangnya.
Tapi gimana lagi do'a sudah terkabul, apakah aku akan marah akan do'aku sendiri yang sudah dikabulkan ? apa aku harus pergi dari dunia yang menyebalkan ini ?
Menunggu emang melelahkan dan menyebalkan, namun bagaimana kalau ternyata yang aku tunggu pergi ? Apakah aku harus menyesal akan apa yang sudah aku tunggu selama ini ? Apa aku harus marah ? Apa aku harus pergi ? Apa aku harus menjauh dan melupakannya ? Apa dan mengapa ? Salahkan bila memang aku ingin begini ? Salahkan yang aku lakukan ?
Hhhmmm, beribu pertanyaan terlontar dalam fikiran ini namun pertanyaan yang keluar dari mulutku hanya sama itu dan itu saja, dan bagaimana unuk kedepannya ? Konsisten ? memang harus namun kalau begini terus aku bisa terkikis dan perlahan menghilang dari cetakan yang pernah aku buat untukmu.
Dilema, pusing, sepi, sendiri, aku harus bagaimana sobat ?
Coba beri aku sebuah jawaban, jangan malah pertanyaan yang kalu lontarkan kepadaku, yah ini sedikit cerita tentang hidupku, entah ada yang mau baca atau mau kasih pendapat kalian, aku sungguh berterimakasih kepada kalian yang mau.

No comments:
Post a Comment